"Bersatu Memakmurkan Masjid"
Berawal dari keprihatinan terhadap kurang optimalnya sinergi antar takmir ataupun Dewan Kemakmuran Masjid di wilayah Jawa Timur, sejumlah aktivis Masjid dari Surabaya, Sidoarjo & sekitarnya mengambil langkah nyata.
Kesadaran bahwa problematika masjid — mulai dari manajemen keuangan, kebersihan, hingga kaderisasi remaja Masjid — hampir seragam di berbagai daerah, mendorong para inisiator untuk membentuk sebuah wadah permanen.
Pada tanggal 17 Ramadhan 1441 H, melalui Musyawarah Pendirian yang diikuti oleh 47 perwakilan takmir atau DKM, resmi terbentuklah "Sahabat Masjid Indonesia" (SaMas).
Organisasi ini hadir bukan untuk mengintervensi otonomi Masjid, melainkan sebagai "rumah bersama" untuk belajar, berbagi praktik terbaik (best practice), & menguatkan ukhuwah antar pengurus DKM se-Jawa Timur bahkan se-Indonesia.
Menjadi wadah sinergi & penggerak utama terwujudnya Masjid yang profesional, makmur, & menjadi pusat peradaban Islam.